Kode Penulisan Format Dalam C++


      


 Sumber Gambar:pixabay.com

      Postingan kali ini akan membahas mengenai kode penulisan format dalam C/C++,dimana kode format penulisan sangatlah di butuhkan untuk menginput(memasukan) dan output(keluaran/hasil) dari suatu data, dengan adanya kode format maka akan membantu untuk menentukan tipe data dari setiap variabel.Oke langsung saja ke pembahasan,kalian dapat melihat kode penulisan format dalam C/C++ di bawah ini:

Kode penentu format dalam C/C++



Kode


Penjelasan


%c

Untuk membaca sebuah karakter


%s

Untuk membaca sebuah string


%d

Untuk membaca sebuah bilangan bulat(integer)


%f

Untuk membaca sebuah bilangan pecahan(float)


%o

Untuk membaca sebuah bilangan oktal


%x

Untuk membaca sebuah bilangan Hexadecilmal


%u

Untuk membaca sebuah bilangan tak bertanda

Contohnya dengan menggunakan file header stdio.h atau #include <stdio.h>
kalian bisa lihat listing program(script),di bawah ini,saya sarankan lebih baik listing tersebut diketikan dari pada di copy paste supaya kalian ingat dan lebih paham.
  
1).Penggunaan %c

contoh 1: 
#include <stdio.h>
#include <conio>
main()
{
char a,b,c,d,e,f;
a='%';
b='+';
c='-';
d='x';
e=':';
f='A';
printf("\n\nHasilnya:\n");
printf("Karakter 1 :%c\n",a);
printf("Karakter 2 :%c\n",b);
printf("Karakter 3 :%c\n",c);
printf("Karakter 4 :%c\n",d);
printf("Karakter 5 :%c\n",e);
printf("Karakter 6 :%c\n",f);
getch();
} 
Penjelasan:
  • Untuk fungsi printf,getch,stdio.h,conio.h,main klik gambar link di bawah ini
http://www.sumberberedukasi.com/2018/03/sejarahpengertianfile-headerdan-tipe.html
  • dalam suatu karakter harus terdapat tanda ('') contohnya seperti yang ada di atas a='%'
  • kemudian fungsi dari \n yaitu enter yang di letakan sebelum tanda(")
  • %c diletakan di dalam printf(""); sebagai penentu format data yang ingin di tampilkan 
  • variabel a,b,c,d,e,f diletakan setelah (,),fungsinya adalah untuk menampilkan isi dari variabel tersebut.
contoh 2:
 dengan cara menginputkan isi dari variabel a.

#include <stdio.h>
#include <conio>
main()
{
char a;
printf("Masukan karakternya :");scanf("%c",&a);
 /* Pada saat di compile & run Kalian bisa memasukan %,+,-,x,:,*,A,dll*/
printf("\n\nHasilnya:\n");
printf("Karakternya adalah    :%c",a);
getch();
}
Penjelasan: 
  • Untuk fungsi scanf kalian bisa klik gambar link di bawah ini
http://www.sumberberedukasi.com/2018/03/sejarahpengertianfile-headerdan-tipe.html
  •  %c di masukan di dalam scanf untuk mengimput data yang bertipe karakter,dan &a untuk mengimput isi dari variabel a
  •   (/**/) merupakan pembuat komentar, namun tidak akan dimunculkan pada saat pemrosesan
  • yang akan di munculkan hanya satu karakter saja,jika kalian menginputkan lebih dari satu seperti %&+,ABCD maka yang akan muncul hanya karakter permata saja seperti '%'
2).Penggunaan %s

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
char a[20],b[20];
printf("Masukan kata pertama");scanf("%s",a);
printf("Masukan kata kedua");scanf("%s",b);
printf("\n\nHasilnya:\n");
printf("Kata Pertama :%s\n",a);
printf("Kata Kedua    :%s\n",b);
getch();
}

Penjelasan :
  • maksud [20] yaitu jumlah karakter yang dapat di simpan maksimal 20(sudah termasuk karakter NULL).
  • Untuk string menggunakan "",kemudian untuk string kita bisa memasukan banyak karakter tergantung dari jumlah karakter yang kita gunakan misalkan [20],[30] dll. 


3).Penggunaan %d
contoh 1
   
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
int a,b;
a=4;
b=6;
printf("Hasilnya\n")
printf("%d\n",a);
printf("%d\n",b);
getch();
}

contoh 2
    #include <stdio.h>

    #include <conio.h>


    main()

    {

    int a,b;

     printf("Masukan angka pertama=");scanf("%d",a);

     printf("Masukan angka kedua    =");scanf("%d",b);

     printf("\n\nHasilnya")

     printf("angka pertama=%d\n",a);

     printf("angka kedua    =%d\n",b)


    getch();

    }
4).Penggunaan %f

contoh 1
    #include <stdio.h>

    #include <conio.h>


    main()

    {

    float a,b;

            a=5.6;

            b=7.2;

     printf("Hasilnya\n")

     printf("%2.2f\n",a);

     printf("%2.2f\n",b)


    getch();

    }


Penjelasan
    %2.2f adalah bilangan pecahan(float),dimana untuk %2...f yang mengisi minimal 2 spasi dan dilapisi dengan ruang kosong,kemudian untuk %...2f,berisikan 2 digit angka di belakang koma(,),contoh:jika ada 2.67247 kemudian kita menggunakan %2.2f maka akan muncul 2.67
contoh2
    #include <stdio.h>

    #include <conio.h>


    main()

    {

    float a,b;


     printf("Masukan angka pertama   =");scanf("%f",&a);

     printf("Masukan angka Kedua      =");scanf("%f",&b);

     printf("\n\nHasilnya\n")
     printf("%2.2f\n",a);
     printf("%2.2f\n",b)
    getch();
    }

5).Penggunaan %o

Mengkonversi bilangan desimal ke oktal

Contoh 1:
     #include <stdio.h>


    #include <conio.h>


    main()

    {

    int a;

            a=68;

         

     printf("Bilangan Desimalnya adalah=%d\n",a);

     printf("Bilangan Oktalnya adalah    =%o\n",a);


    getch();

    }




Contoh 2:


6).Penggunaan %x
    #include <stdio.h>


    #include <conio.h>


    main()

    {

    int a;

          

     printf("Masukan Bilangan Desimalnya =\n");scanf("%d",&a);

     printf("\nBilangan Oktalnya adalah    =%o\n",a);


    getch();

    }



Mengkonversi bilangan desimal ke Hexadesimal


Contoh 1:

   
#include <stdio.h>


    #include <conio.h>


    main()

    {

    int a;

            a=13;

          

     printf("Bilangan Desimalnya adalah=%d\n",a);

     printf("Bilangan Hexadesimal adalah    =%x\n",a);


    getch();

    }
Contoh 2:
    #include <stdio.h>


    #include <conio.h>


    main()

    {

    int a;

          

     printf("Masukan Bilangan Desimalnya =\n");scanf("%d",&a);

     printf("\nBilangan Heksadesimalnya adalah    =%x\n",a);


    getch();

    }


7).Penggunaan %u 

Contoh 1:

     #include <stdio.h>


    #include <conio.h>


    main()

    {

    int a;

            a=13;

            b=-2

         

     printf("maka yang muncul untuk a=%u\n",a);

     printf("maka yang muncul untuk b=%u\n",b);


    getch();

    }




Penjelasan:
        Dari contoh di atas untuk a akan menghasilkan 13 sedangkan untuk b tidak akan menghasilkan -2, karena%u merupakan sebuah unsigned integer,dimana unsigned integer hanya dapat menyimpan angka nol,dan angka positif yang lebih besar.

    Untuk materi selanjutnya dapat kalian klik gambar di bawah ini:
    Untuk materi sebelumnya dapat kalian klik gambar di bawah ini:
    Kemudian Untuk materi lainnya dapat kalian klik di bawah ini:
    https://www.sumberberedukasi.com/2018/03/materi-bahasa-pemrograman-c.html


         Cukup sekian untuk pembahasan kali ini,silahkan jika ingin berkomentar atau memberikan saran,mohon maaf apabila ada kesalahan semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.Dalam pembuatan artikel ini tak luput dari referensi yaitu dari beberapa situs,jika artikel di atas terdapat kekeliruan atau kesalahan,mohon untuk hubungi saya melalui contact atau melalui komentar.
     
    Untuk yang dijadikan referensi oleh saya dapat kalian lihat dibawah ini: 

      Referensi:
      blogspot.co.id
      hiedukasi.blogspot.co.id
      bantubelajar.com
      yayat5394.wordpress.com
      dedekurniadi.web.id
      ilmukamu.wordpress.com
      quora.com
      kelasinformatikaku.blogspot.co.id
      putraikhsdawijaya.wordpress.com
      belajar-shi.blogspot.co.id
      quora.com


      EmoticonEmoticon